Teknologi ada di sini untuk tinggal, dan tidak ada jalan tengah bagi siapa pun, bahkan pengacara. Untuk profesi yang dipraktikkan dengan alat manual selama berabad-abad, masuknya teknologi hukum menyebabkan napas lega bagi semua orang di industri saat ini. Meskipun pandemi Covid-19 berperan besar dalam mempengaruhi administrasi perangkat teknologi dalam proses hukum.
Misalnya, alat terobosan seperti LexisNexis dan Westlaw telah menempatkan dunia hukum di jalur ini sejak akhir abad kedua puluh. Namun, proliferasi budaya telecommuting menyoroti beberapa alat teknologi yang mengubah industri hukum pada tahun 2021. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa yang paling mahir di antara teknologi ini.

Isi
1. e-Penemuan
Penemuan elektronik adalah salah satu kemajuan teknologi terbesar yang telah menemukan jalannya ke dunia hukum. Dan itu adalah waktu yang tepat untuk melakukannya. Mengingat bahwa proses hukum setua dunia modern itu sendiri, pengacara sering kali harus menjelajahi ratusan lemari dan laci untuk mengambil file yang relevan selama fase awal litigasi.
Dengan teknologi eDiscovery, penyimpanan dan pengambilan rekaman telah mengambil wajah baru. Sekarang ada database hukum gratis di mana pengacara dapat dengan mudah mencari file kasus menggunakan kata kunci khusus dan alat e-Discovery yang mampu mengakses sejumlah besar informasi di bagian mana pun dari perusahaan hukum. Dampak dari alat-alat ini dalam memfasilitasi nasihat hukum dan penelitian hukum sangat besar, dan kemajuannya akan membantu pengacara menjadi lebih mudah diakses dan membantu.
2. Teknologi Otomasi
Mengingat besarnya volume proses perusahaan yang terlibat dalam industri hukum, pengacara tidak selalu dapat menjamin efisiensi dan kecepatan. Pada tahun 2021, para pengacara kini menggunakan alat otomatisasi proses untuk memastikan bahwa proses bisnis mereka diselesaikan lebih cepat dengan teknologi otomatisasi.
Saat ini, pengacara dapat melacak aktivitas kantor, melakukan perhitungan keuangan, berkolaborasi dengan anggota tim dari jarak jauh atau bahkan menyiapkan berbagai dokumen hukum dengan mudah, semuanya di satu tempat. Alat-alat ini juga dapat memecah proses kompleks yang menurut manusia kurang efisien.
Teknologi otomatisasi ini dapat secara efisien menangani aktivitas seperti pengingat janji temu, pelacakan pembayaran, dan pemesanan online. Haruskah kami juga menyebutkan bahwa beberapa teknologi otomasi dilengkapi dengan Teknologi Cloud ? Dokumen hukum adalah bahan yang sangat sensitif, dan teknologi cloud melindunginya dari bahaya manusia atau alam.
3. Kecerdasan Buatan
Kecerdasan Buatan dan variannya, Augmented Reality dan Virtual reality, adalah istilah umum saat ini. Meskipun dampak besar pada semua industri, sangat jarang terjadi dalam profesi hukum di sebagian besar dunia. Pada tahun 2019, tim mahasiswa hukum di University of North Texas Dallas College of Law mensimulasikan TKP yang mendekati nyata dengan kamera 360 derajat.

Eksperimen semacam itu membawa mereka lebih dekat ke saluran ilmiah profesi dengan risiko minimal. Sementara teknologi ini masih dalam tahap pertumbuhan profesi hukum, ada banyak spekulasi tentang tingkat kemajuan besar yang bisa dicapai pada tahun 2021.
Demikian pula, alat AI juga mampu mempelajari pengkodean prediktif untuk membantu pengacara dengan aspek kompleks dari pekerjaan mereka, atau bahkan mengubah kontrak dan menghemat waktu yang signifikan bagi organisasi hukum. Alat ini dapat dilatih untuk secara otomatis mencari ribuan file sesuai dengan urutan kepentingannya, mengikuti kata kunci yang ditetapkan.
4. Data Besar dan analitik
Peran data tidak dapat digantikan dalam manajemen perusahaan. Dengan teknologi Big Data, pengacara memiliki kebebasan untuk secara otomatis menganalisis sejumlah besar data dengan cepat dan efisien untuk menghasilkan wawasan ahli tentang proses tertentu atau yang terkait dengannya.
Saat profesi hukum memasuki era yang didorong oleh data, pengacara yang cerdas dapat menggunakan teknologi data besar untuk menggali informasi berharga dari berbagai sumber untuk mendukung klaim dengan lebih dari satu cara. Melakukan hal ini biasanya akan menjamin lebih banyak keberhasilan di ruang sidang.
5. Pembelajaran Mesin
Pembelajaran mesin menggabungkan beberapa fitur teknologi otomatisasi proses dan analitik data besar. Adalah umum untuk beberapa alat manajemen dokumen untuk memiliki fitur pembelajaran mesin yang tergabung di dalamnya. Namun, pembelajaran mesin sebagai alat yang berdiri sendiri memainkan peran penting dalam menjaga efisiensi firma hukum di tahun 2021.
Dengan alat seperti Pengenalan Karakter Optik, pengacara dapat memindai teks tertulis ke dalam format yang dapat diedit. Teknologi ini juga membuat transfer tanda tangan lebih cepat dan tidak terlalu berat. Ada juga teknologi pembelajaran mesin bahasa alami yang canggih untuk profesi hukum. Dengan alat seperti itu, pengacara dapat menggunakan kontrol suara untuk melakukan penelitian. Terutama, beberapa alat pembelajaran mesin dirancang untuk mengatasi di luar tingkat kata kunci dan mengembalikan hasil berdasarkan konteks.
Kesimpulan
Meskipun fasilitasi teknologi modern untuk praktik hukum masih dalam tahap awal, para pengacara sudah memanfaatkannya secara besar-besaran. Saat ini, pengacara sekarang dapat mensimulasikan berbagai skenario berdasarkan data kasus tertentu dan melakukan penelitian yang didukung data pada setiap pengamatan. Demikian pula, teknologi modern memungkinkan pengacara untuk mengelola aktivitas perusahaan dengan benar dengan alat otomatisasi dan algoritme pembelajaran mesin.